Ini Akibatnya Jika Tubuh Kebanyakan Makan Protein

Diposkan oleh : iman pada 6:12 am tanggal November 2, 2017

sehatsecaraalami.com – Protein adalah nutrisi penting bagi tubuh yang berguna sebagai sumber energi, pembawa oksigen kedalam darah (hemoglobin), dan bekerja sebagai neurotransmiter. Jumlah protein yang seimbang dengan tubuh maka akan menjadi penopang bagi kesehatan tubuh. Pada beberapa sumber makanan yang mengandung protein bisa didapatkan dari daging, ikan, telur, semua produk susu, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Selain itu protein juga bisa didapatkan pada sayuran seperti brokoli, kale, atau sayuran lainnya.

Tidak sedikit orang yang memilih untuk memperbanyak asupan protein dan mengurangi asupan lemak serta karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Pada dasarnya diet yang memang cukup efektif dalam menurunkan berat badan, akan tetapi tidak direkomendasikan untuk dilakukan dalam jangka yang panjang. Perlu diketahui juga bahwa, seseorang yang mengonsumsi makanan dengan mengandung protein, maka tidak baik juga bagi kesehatan tubuh.

akibat kelebihan protein terhadap tubuh

Berikut akibatnya jika tubuh kelebihan protein :

1. Kelebihan Berat Badan

Jumlah protein yang baik dan seimbang maka akan membantu tubuh supaya tetap sehat. Namun jika terlalu banyak mengonsumsi protein maka akan menyebabkan kenaikan berat badan. Didalam 1 gram protein mengandung sekitar 4 kalori yang artinya bahwa jumlah kalori dapat meningkat saat mengonsumsi protein bahkan akan menjadi lebih tinggi. Maka dari itu sangat diperlukan untuk membatasi jumlah asupan protein harian supaya sesuai dengan kebutuhan tubuh.

2. Merusak Ginjal

Pada sebuah penelitian menyatakan bahwa kelebihan protein dapat merusak pada fungsi ginjal karena akan mengganggu kadar hormon yang berhubungan dengan fungsi ginjal. Terlebih pada orang yang memiliki gangguan pada ginjal, jika mengonsumsi banyak protein maka dapat mengakibatkan kondisi ginjal menjadi sangat buruk. Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi mereka yang memiliki ginjal normal.

Ginjal yang berfungsi untuk membantu tubuh dalam menyaring seluruh limbah yang dihasilkan dari asupan protein. Dengan semakin banyak protein yang dicerna oleh tubuh, maka semakin banyak pula kandungan asam amino yang disaring oleh ginjal sehingga bisa mengakibatkan ginjal bekerja dengan lebih berat dan tegang daripada biasanya. Apabila kondisi tersebut berlangsung secara terus menerus maka cepat atau lambat kondisi ginjal akan semakin memburuk.

3. Merusak Hati dan Otak

Akibat dari kelebihan protein maka bisa membuat kerusakan yang cukup berbahaya pada organ otak, hati serta sistem syaraf. Hal tersebut akan terjadi saat mengonsumsi protein maka tubuh akan menghasilan racun yang akan diproses olah organ hati. Akan tetapi jika konsumsi terlalu banyak maka dapat menyebabkan penumpukan racun dalam hati. Racun yang terlalu banyak bisa merusak aliran darah dalam tubuh. Apabila kerusakan terjadi secara terus menerus maka fungsi hati dan otak akan menjadi tidak seimbang.

4. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairn dapat menjadi salah satu masalah kesehatan bagi orang yang terlalu banyak mengonsumsi protein. Akibat dari kelebihan protein maka akan tubuh akan melakukan kerja yang lebih berat dalam pembangunan jaringan tubuh. Hal tersebut yang menyebabkan konsumsi protein dapat membuat tubuh membutuhkan air dengan jumlah yang banyak. Dengan mengonsumsi protein tinggi tanpa disertai jumlah air dengan tepat maka akan menyebabkan dehidrasi.

5. Resiko Osteoporosis

Berdasarkan penelitian pada jurnal American of Clincal Nutrition bahwa jika mengonsumsi protein dengan terlalu banyak maka dapat meningkatkan resiko osteoporosis. Tubuh akan membuat lebih mudah kehilangan kalsium, sehingga akan memicu terjadinya osteoporosis.

6. Tinggi Asam Urat

Mengonsumsi protein yang terlalu tinggi maka dapat menyebabkan peningkatan asam urat. Mengonsumsi protein dari sumber hewan akan beresiko lebih tinggi terkena gejala asam urat. Hal ini dapat terjadi karena protein menjadi sumber lemak dan meningkatkan jumlah kolesterol. Asam urat yang terpengaruh oleh jumlah kolesterol tinggi sehingga akan terlihat seperti penyakit komplikasi.

Tips Mengembalikan Konsumsi Protein

Kandungan protein yang penting guna untuk memelihara dan juga mengembangkan jaringan tubuh harus didapatkan dengan cara seimbang dari sayuran dan sumber hewani. Atau Anda bisa mengikuti beberapa cara untuk mengendalikan jumlah protein untuk tubuh, yakni :

  • Pilih jenis daging yang tidak mengandung lemak. Jenis daging organik yang tidak mengandung protein buatan untuk ternak.
  • Konsumsi berbagai jenis sumber protein dari sayuran seperti biji-bijian, kecambah, atau madu.
  • Mendapatkan protein dari bubuk protein yang khusus. Tetapi bubuk protein harus dilakukan sesuai dengan asupan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Mengonsumsi protein yang seimbang maka menjadi pola konsumsi nutrisi yang seimbang. Maka dari itu, Anda bisa membuat jadwal khusus untuk mengatur jumlah protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • sehat secara alami
    QnC Jelly Gamat
    Kode produk: LQC
    Isi : 300 ml | Harga: Rp.155.000,-


    Qnc Jelly Gamat terbuat dari 100% gamat asli dengan khasiat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan dan untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Telah terdaftar di DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan POM TR 173301471 serta halal. Produk ini aman untuk semua usia, mulai dari anak-anak, dewasa sampai lansia.

    Cara pembelian, silahkan pesan dengan mengirim format seperti berikut:

    Kode Produk : Jumlah Pemesanan : Nama : Alamat Lengkap : No.Hp/Tlpn

    Contoh pemesanan 5 botol:

    LQC : 5 botol : Dewi Sari : Jl.Perintis kemerdekaan No.80 Rt.03/Rw.02 Kec.Nagarawangi Kota Tasikmalaya : Hp.085220295xxx

    Kirim ke 085223944949 (SMS) atau ke 53227614 (BBM)
  • Recent Posts

  • Social Media

  • Recent Posts